08 May 2009

VEGETARIAN JUGA BERESIKO KANKER KOLON

Diet/ pola makan ala vegetarian, yaitu konsumsi sumber pangan nabati, diyakini bisa melindungi tubuh kita dari penyakit kanker. Studi terhadap 52.700 pria dan wanita menunjukkan responden yang tidak mengonsumsi daging secara nyata lebih sedikit yang mengalami kanker. Namun yang mengejutkan, para peneliti menjumpai resiko kanker kolorektal, yang biasa dihubungkan dengan konsumsi daging merah, angkanya lebih tinggi diantara vegetarian. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition..

Dalam studi terbaru di Inggris, para peneliti mengamati pria dan wanita berusia 20-89 tahun dalam periode tahun 1990-an. Periset lalu membagi responden dalam kelompok pemakan daging, pemakan ikan, vegetarian,dan vegetarian murni (vegan).
Selama pengamatan tersebut, kasus kanker lebih sedikit dibandingkan dengan yang diperkirakan pada populasi umum. Hal ini bisa jadi disebabkan para responden lebih sehat ketimbang kelompok orang secara rata-rata.

Secara nyata mereka yang berada di kelompok pemakan ikan dan vegetarian memiliki insiden lebih rendah dari seluruh kanker dibandingkan dengan pemakan daging. Namun untuk kanker kolorektal, kaum vegetarian masih memiliki resiko yang lebih tinggi. Hasil temuan ini tentu saja mengejutkan para ahli, karena temuan tersebut berlawanan dengan bukti sebelumnya yang mengaitkan konsumsi daging merah dalam jumlah banyak dengan penyakit kanker kolorektal.

Pimpinan penelitian, prof. Tim Key, ahli riset epidemiologi kanker dari University of Oxford, melihat ada banyak hal yang membingungkan dari penelitian tersebut.Namun , mungkin saja ada penurunan kanker pada pemakan ikan dan vegetarian. Tetapi penelitian ini tidak mendukung gagasan bahwa vegetarian akan memiliki tingkat kolorektal lebih rendah.

Dr. Joanner Lunn, ahli gizi senior dari British Nutrition Foundation mengatakan, temuan ini menggarisbawahi fakta bahwa kanker merupakan penyakit yang cukup kompleks. Faktor gaya hidup yang berbeda ikut ambil bagian dalam menentukan resiko seseorang terhadap suatu penyakit.
Yang menarik dari penelitian ini, vegetarian ternyata memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena penyakit kanker kolorektal daripada pemakan daging. Tentu saja kita harus melihat secara detail diet mereka, si pemakan daging itu.

Kelompok pemakan daging ini hanya mengonsumsi daging merah dalam jumlah moderat setiap harinya. Ini berarti konsumsi daging sesuai dengan yang direkomendasikan. Selain itu, kedua kelompok juga memenuhi anjuran untuk mengonsumsi setidaknya 5 porsi buah dan sayur setiap harinya. Pantas saja resiko kelompok pemakan daging terhadap kanker kolorektal tidak lebih tinggi daripada kelompok vegetarian.


Semoga bermanfaat
Sumber:GHS

No comments:

Post a Comment