14 September 2009

AWASI KOLESTEROL DAN TRIGLISERIDA...!!

Pembuluh darah bagaikan pipa yang bertugas mengalirkan darah di seluruh bagian tubuh kita. Panjangnya lebih dari 160 ribu kilometer. Jika pipa ini tidak dijaga kebersihan dan kelenturannya, berbagai masalah bisa datang, termasuk stroke dan penyakit jantung!

Ada 3 serangkai yang bisa dijadikan ukuran sehat tidaknya pembuluh darah kita:

1. KOLESTEROL

Zat serupa lilin yang sangat penting untuk membangun sel-sel dan hormon, juga melindungi saraf-saraf. Sebaiknya kadar kolesterol di dalam tubuh kita kurang dari 200.
Konsumsi makanan tinggi lemak yang tidak sehat, seperti jeroan, gorengan, telur, dan daging secara berlebihan, disertai gaya gidup kurang gerak, bisa membuat kolesterol melejit. Jika kadar kolesterol berlebihan, akan tertimbun di dalam pembuluh darah.
Akibatnya aliran darah terhambat, sehingga jantung tidak mendapat cukup oksigen, yang berujung pada meningkatnya risiko terjadinya serangan jantung. Jika gangguan aliran darah terjadi ke arah otak, dapat menyebabkan stroke.
Risiko penyakit jantung akan semakin tinggi jika disertai kondisi lain. Contohnya: pola diet buruk, kurang olahraga, tekanan darah tinggi, mengidap diabetes, dan sebagainya.
Kabar baiknya: tinggi kolesterol ( hiperkolesterolemia)kebanyakan bisa dicegah dan diobati. Pola makan sehat, olahraga teratur, dan sejumlah obat-obatan tersedia untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi.


2. OTOT JANTUNG MENEBAL

Tekanan darah juga bisa menunjukkan kondisi pembuluh darah kita. Yang seringkali menjadi momok adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Ini adalah kondisi di mana ukuran tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih. Bila angka tekanan darah sekitar 120-139/80-89 mmHg, yang disebut pre-hipertensi, juga harus diwaspadai karena beresiko menjadi hipertensi.

Hipertensi membuat jantung bekerja keras memompa darah ke seluruh tubuh. Beban ini membuat otot jantung menebal dan tegang. Jantung yang membengkak tidak akan mampu memompa cukup darah. Karena itu, jika hipertensi tidak diobati, bisa terjadi gagal jantung.
Hipertensi juga bisa membuat arteri yang menuju ginjal menebal, sehingga hnaya sedikit sampah yang bisa disaring dari darah. Akibatnya ginjal bisa gagal berfungsi dan sampah yang tertimbun dalam darah kian menumpuk. Jika ginjal sudah gagal bisa memerlukan dialisis, bahkan transplantasi organ ginjal.

3. TRIGLISERIDA

Selain kadar kolesterol dan tekanan darah, ada hal lain yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan pembuluh darah, yakni trigliserida. Salah satu jenis lemak ini bertugas menyediakan energi tubuh.

Ketika kita makan, tubuh akan mengubah kalori yang belum terpakai menjadi trigliserida lalu menyimpannya dalam sel-sel lemak. Bila kita selalu makan banyak kalori dibandingkan dengan pembakarannya, tubuh akan kelebihan trigliserida.
Normalnya kadar trigliserida dalam darah kurang dari 150 mg/dL.

Dikatakan tinggi, jika kadar itu 200-499 mg/dL atau lebih. Tingginya trigliserida ikut andil pada terjadinya pengerasan arteri ( aterosklerosis ), sehingga meningkatkan resiko stroke dan penyakit jantung.
Trigliserida tinggi juga seringkali berkaitan dengan kondisi lain seperti sindroma metabolik, penyakit ginjal dan lever, rendahnya kadar hormon tiroid, dan diabetes tipe-2 yang tidak terkontrol.

Ada satu lagi yang berpengaruh terhadap kesehatan pembuluh darah, yaitu kondisi kekentalan darah.
Menurut Dr. Aru W. Sudoyo, MD,Ph.D, dari FKUI, kesadaran masyarakat tentang sindroma darah kental ini masih sangat rendah. Padahal, sudah banyak korban penyakit pembuluh darah, termasuk stroke dan penyakit jantung, akibat sindroma darah kental ini.

Sindroma ini kian parah jika seseorang juga memiliki kadar kolesterol tinggi dan merokok. Untuk mengatasinya, pasien biasanya diberi obat pengencer darah. Selain itu, juga disarankan untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, banyak minum air putih, teratur berolahraga, serta mengurangi asupan makanan tinggi lemak dan garam.


KURANGI KOLESTEROL DENGAN GANGGANG COKELAT

Ada bahan alami yang berdasarkan penelitian di RS Sakhalin, Rusia, menunjukkan kemampuan dalam menurunkan kadar kolesterol sebanyak 26,5% dan trigliserida sebanyak 32,1%. Namanya ganggang cokelat ( Laminaria Japonica )
Khasiat tersebut karena kandungan aktif dalam ganggang cokelat yaitu alginate atau serat larut yang mengikat kolesterol dan lemak dalam darah, lalu membuangnya bersama kotoran, Fucoidan ( polisakarida kompleks yang membantu menurunkan kadar kolesterol darah), iodium organik ( mengoptimalkan fungsi tiroid dan metabolisme), laminarin ( zat pengencer darah yang membantu melancarkan peredaran darah, sehingga mengurangi resiko stroke dan penyakit jantung), serta mineral dalam bentuk mikro yang mudah diserap tubuh.

Penelitian lain di Laboratory of Lipid Chemistry, Yokohama, Jepang,menyatakan bahwa ganggang cokelat mengubah aktivitas enzim di lever yang mengontrol metabolisme asam lemak, sehingga menurunkan kadar lemak, kolesterol, dan trigliserida dalam darah.


Semoga bermanfaat, salam
Sumber:GHS

No comments:

Post a Comment