Sejenak anganku melayang pada masa kecilku
Masa kecil yang penuh dengan kenangan
Ah....rasanya aku ingin kembali ke masa itu.....
Penuh canda....tawa....dan juga airmata
Terbayang sosok tua renta itu menggendongku penuh kasih...
Yah...sosok Ayah yang kini tlah tinggalkan aku di bumi ini...
Ayah yang selalu mencintaiku....dan memanjakan aku
Tiada yang bisa gantikan tempatnya di hatiku
Sejenak teringat sosok tegap itu terbujur kaku dihadapanku
Hanya mampu menatapku penuh senyum
Walau dengan selang dan luka operasi yang tersayat di perutnya itu
Dia tetap tersenyum menatapku seakan tak ingin tinggalkan aku
Airmataku berjatuhan saat memeluknya dalam ranjang pesakitan itu
Dia selalu berikan senyum teduhnya itu buatku
Aku makin tak kuat melihatnya tatap matanya yang makin meredup itu
Dan satu satu terdengar olehku nafasnya perlahan tinggalkan aku
Aku makin tenggelam dalam sedih ini....Dia telah pergi dariku
Pecah tangisku melihat Ayah terbujur kaku dihadapanku
Kepergiannya sangat membuatku terpukul hingga kini
Beribu penyesalan memenuhi dada ini
Aku tak pernah bisa melupakannya seumur hidupku
Dan saat ini masih tetap bergulir airmata ini mengenangnya
Selamat jalan Ayah....
Kudoakan slalu surga untukmu yang penuh cinta
Engkau yang selalu menjagaku...
Tuhan ampunilah Ayahandaku....
Hapuskanlah semua dosa dan hilaf ayahandaku di alam sana
Kirim salam sayang dan cintaku padanya agar dia tahu betapa aku sangat kehilangannya
Dunia ini terlalu luas untuk diri kita, namun jangan sampai kita berhenti mencari dan mencari serta berusaha, bagai udara dan nafas kita yang setiap detik kita butuhkan, marilah bersama kita berbagi informasi, semoga bermanfaat bagi para pembaca/BLOGGER dimanapun/ siapapun/ kapanpun...
Showing posts with label PUISI -PUISI. Show all posts
Showing posts with label PUISI -PUISI. Show all posts
13 February 2009
06 February 2009
KELABU
Saat terbayang kenangan itu dimataku
Aku kembali termangu mengingatmu
Aku terpaku mengenangmu
Mengenang semua itu
Aku makin tak menentu
Untuk apa aku selalu mengingatmu karena belum tentu kaupun ingat aku
Ah...mengapa semua jadi kelabu
Semua jadi bisu.....
Aku coba hibur diriku
Tuk tidak tenggelam dalam semu itu
Aku tidak mau lagi mengingat itu
Harusnya kubiarkan saja kamu berlalu dihidupku
Aku diam membisu
Sepatah katapun tak bisa terucapkan untukku
Lidahku kelu...ternyata ku tak pernah bisa lupakanmu
Ataupun menghapusmu dari hidupku
04 January 2009
HATI
Aku mendengar apa yang pernah kau katakan
Aku melihat apa yang pernah kau perlihatkan
Aku merasakan apa yang telah kau rasakan
Aku menangis apa yang kau tangiskan
Aku menyimpan beribu kenangan dan penderitaan
Itulah hati
Saat semua terbaca dan tersimpan olehnya
Tak ada yang bisa menipu diri sendiri
Bahwa sebuah hati tak bisa dibohongi ataupun disakiti
Waktu tak akan pernah bisa menyembuhkan lukanya
Karena hati begitu mudah terluka
Aku melihat apa yang pernah kau perlihatkan
Aku merasakan apa yang telah kau rasakan
Aku menangis apa yang kau tangiskan
Aku menyimpan beribu kenangan dan penderitaan
Itulah hati
Saat semua terbaca dan tersimpan olehnya
Tak ada yang bisa menipu diri sendiri
Bahwa sebuah hati tak bisa dibohongi ataupun disakiti
Waktu tak akan pernah bisa menyembuhkan lukanya
Karena hati begitu mudah terluka
HITAM
Saat kuterbangun dari mimpi
Ada yang sulit tuk kumaknai
Aku berdiri diujung pelangi
Berjalan ku pada warna-warnanya
Kucoba jejakkan kaki ini
Namun aku tak bisa tapakinya
Aku makin terperosok kedalam warnanya
Kenapa pelangi itu berubah warna hitam kelam?
Aku tenggelam didalam kegelapan
Aku coba cari warna-warna indah pelangi itu
Namun semua warna telah berbaur jadi satu
Hitam!
Dan akhirnya aku hanya bisa diam
Dengan sejuta tanya dihatiku
Mana ada pelangi berwarna hitam??
Ternyata aku telah terkubur bersama masa2 yang kelam
Ketika kau bangunkan aku
Dari mimpi buruk itu
Kenyataanpun berkata sama
Kulihat semua berubah menjadi hitam kelam!
Ada yang sulit tuk kumaknai
Aku berdiri diujung pelangi
Berjalan ku pada warna-warnanya
Kucoba jejakkan kaki ini
Namun aku tak bisa tapakinya
Aku makin terperosok kedalam warnanya
Kenapa pelangi itu berubah warna hitam kelam?
Aku tenggelam didalam kegelapan
Aku coba cari warna-warna indah pelangi itu
Namun semua warna telah berbaur jadi satu
Hitam!
Dan akhirnya aku hanya bisa diam
Dengan sejuta tanya dihatiku
Mana ada pelangi berwarna hitam??
Ternyata aku telah terkubur bersama masa2 yang kelam
Ketika kau bangunkan aku
Dari mimpi buruk itu
Kenyataanpun berkata sama
Kulihat semua berubah menjadi hitam kelam!
02 January 2009
BEBAS MENJADI DIRIKU ( fR33 2 b M3)
Ini aku....
Suka tak suka inilah diriku
Aku memang bukan siapa-siapa
Tak apa bila kau ingin tahu tentang aku
Kau boleh lihat wajahku
Kau boleh tatap mataku
Kau juga boleh nikmati senyumku
Atau kalau perlu kau boleh mencercaku jika kau mau
Aku adalah diriku
Yang ingin berkarya semauku
Yah...! memang beginilah diriku
Cuma aku saja yang tahu
Aku tak perduli kau mau bilang apapun tentangku
Karena aku tak pernah campuri urusanmu
Aku hanyalah diriku
Yang bebas lepas tentukan langkahku
Jangan tatap aku dengan nafsumu
Jangan pula kau telanjangi aku pada nanar matamu
Jangan juga kau coba tuk sentuh hatiku
Jangan pula kau rayuku dengan kepalsuanmu
Tapi coba kau baca sajak-sajakku
Semua mengalir seperti darahku
Semua perasaanku tercurah disitu
Karena disitulah ada denyut nadi kehidupanku
Suka tak suka inilah diriku
Aku memang bukan siapa-siapa
Tak apa bila kau ingin tahu tentang aku
Kau boleh lihat wajahku
Kau boleh tatap mataku
Kau juga boleh nikmati senyumku
Atau kalau perlu kau boleh mencercaku jika kau mau
Aku adalah diriku
Yang ingin berkarya semauku
Yah...! memang beginilah diriku
Cuma aku saja yang tahu
Aku tak perduli kau mau bilang apapun tentangku
Karena aku tak pernah campuri urusanmu
Aku hanyalah diriku
Yang bebas lepas tentukan langkahku
Jangan tatap aku dengan nafsumu
Jangan pula kau telanjangi aku pada nanar matamu
Jangan juga kau coba tuk sentuh hatiku
Jangan pula kau rayuku dengan kepalsuanmu
Tapi coba kau baca sajak-sajakku
Semua mengalir seperti darahku
Semua perasaanku tercurah disitu
Karena disitulah ada denyut nadi kehidupanku
31 December 2008
2008 TINGGAL KENANGAN
Hembusan nafasku masih terdengar lirih
Saat kau hendak tinggalkan semua hari-hari indahku
Yang pernah kita ukir bersama, dulu
Aku masih ingat semua itu
Aku makin tak perduli dengan deru ombak yang menghantam tubuhku
Dan derasnya hujan yang basahi seluruh ragaku
Dengan kilatan petir yang membelah langit kelam itu
Saat itu aku terus menanti kedatanganmu lagi disisiku
Namun sedetik lagi kau beranjak pergi selamanya dariku
Kutak kan pernah bisa temui dirimu lagi
Kini dan selamanya kau makin jauh tinggalkan aku
Hanya tinggal kenanganmu saja yang makin tak bisa kulupa
Di 2008 aku pernah merasa bahagia
Di 2008 aku pernah menangis sedih
Di 2008 aku selalu mengisi hari-harimu
Di 2008 kaupun tinggalkan aku
Di 2008 hanya tinggal aku dan kenanganmu
Subscribe to:
Posts (Atom)










