Showing posts with label PUISI -PUISI. Show all posts
Showing posts with label PUISI -PUISI. Show all posts

13 February 2009

TAK ADA YANG BISA GANTIKAN DIA SELAMANYA

Sejenak anganku melayang pada masa kecilku
Masa kecil yang penuh dengan kenangan
Ah....rasanya aku ingin kembali ke masa itu.....
Penuh canda....tawa....dan juga airmata
Terbayang sosok tua renta itu menggendongku penuh kasih...
Yah...sosok Ayah yang kini tlah tinggalkan aku di bumi ini...
Ayah yang selalu mencintaiku....dan memanjakan aku

Tiada yang bisa gantikan tempatnya di hatiku
Sejenak teringat sosok tegap itu terbujur kaku dihadapanku
Hanya mampu menatapku penuh senyum
Walau dengan selang dan luka operasi yang tersayat di perutnya itu
Dia tetap tersenyum menatapku seakan tak ingin tinggalkan aku

Airmataku berjatuhan saat memeluknya dalam ranjang pesakitan itu
Dia selalu berikan senyum teduhnya itu buatku
Aku makin tak kuat melihatnya tatap matanya yang makin meredup itu
Dan satu satu terdengar olehku nafasnya perlahan tinggalkan aku
Aku makin tenggelam dalam sedih ini....Dia telah pergi dariku

Pecah tangisku melihat Ayah terbujur kaku dihadapanku
Kepergiannya sangat membuatku terpukul hingga kini
Beribu penyesalan memenuhi dada ini
Aku tak pernah bisa melupakannya seumur hidupku
Dan saat ini masih tetap bergulir airmata ini mengenangnya

Selamat jalan Ayah....
Kudoakan slalu surga untukmu yang penuh cinta
Engkau yang selalu menjagaku...
Tuhan ampunilah Ayahandaku....
Hapuskanlah semua dosa dan hilaf ayahandaku di alam sana
Kirim salam sayang dan cintaku padanya agar dia tahu betapa aku sangat kehilangannya

06 February 2009

KELABU


Saat terbayang kenangan itu dimataku
Aku kembali termangu mengingatmu
Aku terpaku mengenangmu
Mengenang semua itu

Aku makin tak menentu
Untuk apa aku selalu mengingatmu karena belum tentu kaupun ingat aku
Ah...mengapa semua jadi kelabu
Semua jadi bisu.....

Aku coba hibur diriku
Tuk tidak tenggelam dalam semu itu
Aku tidak mau lagi mengingat itu
Harusnya kubiarkan saja kamu berlalu dihidupku

Aku diam membisu
Sepatah katapun tak bisa terucapkan untukku
Lidahku kelu...ternyata ku tak pernah bisa lupakanmu
Ataupun menghapusmu dari hidupku

04 January 2009

HATI

Aku mendengar apa yang pernah kau katakan
Aku melihat apa yang pernah kau perlihatkan
Aku merasakan apa yang telah kau rasakan
Aku menangis apa yang kau tangiskan
Aku menyimpan beribu kenangan dan penderitaan

Itulah hati
Saat semua terbaca dan tersimpan olehnya
Tak ada yang bisa menipu diri sendiri
Bahwa sebuah hati tak bisa dibohongi ataupun disakiti
Waktu tak akan pernah bisa menyembuhkan lukanya
Karena hati begitu mudah terluka

HITAM

Saat kuterbangun dari mimpi
Ada yang sulit tuk kumaknai
Aku berdiri diujung pelangi
Berjalan ku pada warna-warnanya

Kucoba jejakkan kaki ini
Namun aku tak bisa tapakinya
Aku makin terperosok kedalam warnanya
Kenapa pelangi itu berubah warna hitam kelam?

Aku tenggelam didalam kegelapan
Aku coba cari warna-warna indah pelangi itu
Namun semua warna telah berbaur jadi satu
Hitam!

Dan akhirnya aku hanya bisa diam
Dengan sejuta tanya dihatiku
Mana ada pelangi berwarna hitam??
Ternyata aku telah terkubur bersama masa2 yang kelam

Ketika kau bangunkan aku
Dari mimpi buruk itu
Kenyataanpun berkata sama
Kulihat semua berubah menjadi hitam kelam!

02 January 2009

BEBAS MENJADI DIRIKU ( fR33 2 b M3)

Ini aku....
Suka tak suka inilah diriku
Aku memang bukan siapa-siapa
Tak apa bila kau ingin tahu tentang aku

Kau boleh lihat wajahku
Kau boleh tatap mataku
Kau juga boleh nikmati senyumku
Atau kalau perlu kau boleh mencercaku jika kau mau

Aku adalah diriku
Yang ingin berkarya semauku
Yah...! memang beginilah diriku
Cuma aku saja yang tahu

Aku tak perduli kau mau bilang apapun tentangku
Karena aku tak pernah campuri urusanmu
Aku hanyalah diriku
Yang bebas lepas tentukan langkahku

Jangan tatap aku dengan nafsumu
Jangan pula kau telanjangi aku pada nanar matamu
Jangan juga kau coba tuk sentuh hatiku
Jangan pula kau rayuku dengan kepalsuanmu

Tapi coba kau baca sajak-sajakku
Semua mengalir seperti darahku
Semua perasaanku tercurah disitu
Karena disitulah ada denyut nadi kehidupanku

31 December 2008

2008 TINGGAL KENANGAN


Hembusan nafasku masih terdengar lirih
Saat kau hendak tinggalkan semua hari-hari indahku
Yang pernah kita ukir bersama, dulu
Aku masih ingat semua itu

Aku makin tak perduli dengan deru ombak yang menghantam tubuhku
Dan derasnya hujan yang basahi seluruh ragaku
Dengan kilatan petir yang membelah langit kelam itu
Saat itu aku terus menanti kedatanganmu lagi disisiku

Namun sedetik lagi kau beranjak pergi selamanya dariku
Kutak kan pernah bisa temui dirimu lagi
Kini dan selamanya kau makin jauh tinggalkan aku
Hanya tinggal kenanganmu saja yang makin tak bisa kulupa

Di 2008 aku pernah merasa bahagia
Di 2008 aku pernah menangis sedih
Di 2008 aku selalu mengisi hari-harimu
Di 2008 kaupun tinggalkan aku
Di 2008 hanya tinggal aku dan kenanganmu